Bahkan 1 jam dari setiap aktivitas fisik sehari akan bermanfaat bagi kesehatan jantung anak. Hal tersebut berdasarkan hasil penelitian yang ilakukan oleh peneliti Inggris. Hasil studi tersebut menemukan bahwa, anak-anak dan remaja yang melakukan olahraga tingkat sedang memiliki kadar kolesterol, tekanan darah dan berat badan dalam rentang normal.

Kadar kolesterol, tekanan darah, dan berat badan dalam rentang normal penting untuk kesehatan jantung jangka panjang.

“Orang tua dan sekolah harus memfasilitasi olahraga dengan intensitas sedang pada semua anak. Karena olahraga sangat bermanfaat untuk kesehatan, paling tidak dalam kaitannya dengan faktor-faktor risiko kardiovaskular. Tingkat yang lebih tinggi dari aktivitas fisik dengan intensitas sedang sama dengan jalan cepat. Aktivitas fisik yang kurang berhubungan dengan meningkatkan faktor risiko penyakit kardiovaskular,” kata Ulf Ekelund, pemimpin Physical Activity Epidemiology Program di Institute of Metabolic Science, Cambridge, Inggris seperti dilansir dari HealthGrades, Rabu (14/2/2012).

Misalnya, anak-anak yang berasal dari kelompok yang paling aktif secara fisik memiliki pinggang lebih kecil dibandingkan dengan kelompok yang kurang aktif. Pada orang dewasa, perbedaan tersebut dikaitkan dengan sekitar 15 persen peningkatan risiko dari kematian dini.

Apapun jenis aktivitas fisik yang dipilih, selama intensitasnya setidaknya sama dengan jalan cepat. Aktivitas fisik lain yang intensitasnya menyerupai jalan cepat, termasuk bermain di luar, bersepeda, menari, aerobik, berjalan dan berolahraga dalam tim.

“Namun, manfaat positif dari olahraga tidak selalu dapat untuk melawan efek berbahaya dari gaya hidup yang tidak sehat. Mungkin ada perilaku menetap tertentu, seperti menonton TV, yang memaksakan risiko kesehatan seperti menonton TV terkait dengan perilaku tidak sehat lainnya, seperti ngemil. Oleh karena itu, membatasi waktu menonton TV penting untuk kesehatan anak,” kata Ekelund.

Peneliti telah mengumpulkan informasi dari 14 studi yang melibatkan lebih dari 20.000 anak-anak, berusia 4-18 tahun. Sebuah sensor gerak digunakan untuk mengukur aktivitas total dan waktu yang dihabiskan dalam kegiatan intensitas sedang dan kuat. Secara keseluruhan, tiga perempat dari anak dengan berat badan normal, 18 persen kelebihan berat badan dan 7 persen obesitas.

Para peserta penelitian rata-rata menghabiskan 30 menit per hari dalam beberapa bentuk sedang untuk olahraga berat dan 354 menit sehari atau hampir 6 jam secara menetap. Anak-anak yang berolahraga lebih dari 35 menit sehari memiliki tekanan darah, kolesterol, gula darah, trigliserida lebih rendah dan lebih kurus daripada anak-anak yang berolahraga kurang dari 18 menit sehari.

Ukuran pinggang rata-rata berbeda oleh lebih dari dua inci antara anak dan remaja yang paling aktif dan yang kurang aktif. Olahraga, apa pun bentuknya, sangat bermanfaat untuk anak-anak dan dewasa. Orang tua dan pengasuh perlu membatasi waktu untuk anak dalam menikmati teknologi, seperti komputer, iPads, TV dan membiarkan anak-anak berlarian bermain.

Hasil penelitian tersebut telah diterbitkan dalam dari Journal of American Medical Association edisi 15 Februari 2012.