Menteri BUMN Dahlan Iskan berkesempatan menjajal mobil listrik ciptaan mahasiswa D3 Teknik Mesin ITS yang diberi nama “Nagageni” saat mengunjungi kampus tersebut hari ini.

Dahlan yang meninjau pameran alat ciptaan mahasiswa ITS, dalam rangkaian acara membuka Kuliah Bung Karno untuk Kebangsaan dan Teknologi di Gedung Robotika ITS Surabaya
sempat mencoba “Nagageni” untuk berkeliling lapangan parkir Gedung tersebut.

“Kalau selama ini, alat ciptaan mahasiswa hanya sampai pada prototipe, ya jangan manja. Kalian harus berpikir keras untuk menciptakan alat yang dapat diterima masyarakat dan industri tanpa harus ada paksaan dari pemerintah kepada masyarakat atau industri untuk membantu kalian,” katanya.

Dahlan Iskan juga mencontohkan kapal “3 in 1” yang merupakan ciptaan mahasiswa Perkapalan ITS.

“Saya senang dengan kapal “3 in 1″ yang juga cocok untuk kita, karena itu saya akan minta Pelni untuk membeli kapal itu agar tidak rugi, karena kapal itu bisa untuk mengangkut manusia, barang, dan ternak sekaligus, sehingga kapal Pelni ke Indonesia Timur tidak akan balik kosong,” katanya.

Menurut dia, Pelni selama ini mengalami kerugiaan miliaran, karena kapal yang berangkat penuh namun kembali kosong dan kapal Pelni yang berkapasitas 2.000 penumpang umumnya terisi 500 penumpang, sehingga rugi dan kapal “3 in 1” ciptaan mahasiswa ITS itu merupakan solusi.

“Bukan hanya solusi bagi Pelni, karena kapasitas kapal itu hanya kecil dan bisa diisi barang atau ternak, kapal itu akan menjadi solusi bagi peternak dari Indonesia Timur yang selama ini sulit mengirim ternak dalam jumlah sedikit ke Jawa dan akhirnya peternak malas dan kita pun impor sapi hingga 350 ribu ekor per tahun,” katanya.

Seolah tidak puas dengan ciptaan mahasiswa ITS itu, Dahlan Iskan juga menantang mahasiswa ITS untuk menciptakan alat yang mampu mengubah sagu menjadi mirip beras dengan rasa dan bau seperti beras. “Saya butuh alat itu pada Juni mendatang, kalau ada yang bisa akan saya beri hadiah mobil pribadi,” katanya.
(E011)